#
Error
  • Error loading feed data.
ISI SOLO | Institut Seni Indonesia Surakarta
PENGUMUMAN SPMB 2014 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 30 June 2014 06:21

DOWNLOAD PENGUMUMAN SPMB 2014

Last Updated on Monday, 30 June 2014 06:24
 
Sosialisasi Rancangan Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Monday, 30 June 2014 02:38

 

Seiring tuntutan yang makin tinggi untuk melakukan penelitian dan publikasi ilmiah bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan tenaga kependidikan, makin tinggi pula angka temuan pelanggaran etika akademik yang berkaitan dengan plagiat. Mengingat pentingnya mengantisipasi plagiat sesuai Peraturan Menteri No.17 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi maka Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mensosialisasikan Rancangan Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro Semarang, Jumat 27 Juni 2014. Pada kesempatan ini Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengirimkan peserta yang terdiri dari Pembantu Rektor I Dr. Guntur, M.Hum, Pembantu Dekan I FSP Joko Purwanto, S.Kar., MA, Pembantu Dekan I FSRD Drs. Kusmadi, M.Sn, serta Kepala Pusat Penelitian Taufik Murtono, M.Sn.

Sosialisasi ini membahas aspek-aspek penting yang berkaitan dengan pelanggaran kode etik ilmiah dan plagiat.

Pelanggaran kode etik ilmiah yang sering terjadi antara lain:

1. Fabrikasi (fabrication): mengarang, membuat atau “mempercantik” data atau hasil penelitian tanpa adanya proses ilmiah untuk dil;aporkan dan dipublikasikan.

2. Falsifikasi, pemalsuan (falsification): memalsukan dan memanipulasi hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan dan/atau hasil penelitian.

3. Plagiat (plagiarism): mengambil hak kekayaan intelektual (intelectual property rights) orang lain dan menyatakan sebagai miliknya.

4. Penyimpangan lain seperti:

a. Kepenulisan (authorship): mencantumkan nama-nama penulis yang tidak sesuai dengan kontribusi kepenulisannya dalam satu artikel.

b. Konflik kepentingan (conflic of interest): seperti menyampaikan hasil penelitian berdasarkan pesanan penyandang dana, menulis artikel pada jurnal yang dikelola sendiri, dll.

c. Pengiriman ganda (multiple/double submission): mengirimkan satu proposal kepada lebih dari satu penyandang dana, mengirimkan artikel ilmiah kepada lebih dari satu jurnal.

d. Perlawanan kode etik (retaliation): termasuk dalam hal ini tindakan melawan pemeriksaan dalam sangkaan pelanggaran kode etik.

Sementara plagiat dapat diperinci jenis-jenisnya sebagai berikut:

1. Kloning: menyampaikan karya orang lain kata demi kata sebagai miliknya sendiri.

2. Menggabug-gabungkan karya orang lain dari beragam sumber tanpa kontribusi penulis yang signifikan

3. Menyalin bagian dari karya orang lain tanpa memberikan suatu kutipan.

4. Memberi informasi atau data yang tidak benar dengan sengaja.

5. Persengkongkolan dalam hak kepenulisan.

6. Duplikasi publikasi sebelumnya.

Mengingat pentingnya persoalan plagiat diharapkan institusi pendidikan membentuk komisi etik yang bertugas menyusun pedoman pencegahan dan penanggulangan plagiat dan mensosialisasikannya (news by Taufik Murtono, Kapuslit ISI Surakarta ©2014)

 

Last Updated on Monday, 30 June 2014 02:54
 
Kerjasama antara Universitas Negeri Padang (UNP) dengan ISI Surakarta PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Wednesday, 25 June 2014 04:34

Universitas Negeri Padang (UNP) menjalin kerjasama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Penandatanganan kerjasama (MoU) dilaksanakan pada hari Rabu, 25 Juni 2014 di Ruang Rapat I Gedung Rektorat ISI Surakarta pukul 08.00 wib. Dihadiri oleh Pembantu Rektor I, Dekan III Fakultas Seni Pertunjukan, Kabag Perencanaan dan Kerjasama, Ketua LPPMPP, dan Tamu Undangan.

Kerjasama tersebut dilaksanakan dalam rangka pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta membina hubungan kelembagaan antara kedua belah pihak. Untuk saling membantu dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada institusi masing-masing. Sedangkan perjanjian ini meliputi Pertukaran tenaga pengajar, mahasiswa, materi dan fasilitas perkuliahan serta informasi akademis dengan asaz saling melengkapi dan saling menguntungkan serta untuk meningkatkan kualitas masing-masing instansi, Pendidikan dan penelitian ilmu-ilmu sosial dan kekaryaan seni, Penyelenggaraan seminar dan pertukaran penerbitan, dan Kegiatan-kegiatan lain di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

Dr. Guntur, M.Hum selaku Pembantu Rektor I mengatakan, “semoga didalam kerjasama ini bisa saling menguntungkan di masing-masing instansi dalam pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta membina hubungan kelembagaan”.


Penandatangan MoU di Ruang Rapat I Gedung Rektorat ISI Surakarta (Foto: Anggun)

Foto bersama dengan setelah penandatanganan selesai (Foto: Anggun)

 

Last Updated on Wednesday, 25 June 2014 04:48
 
MoU antara ISI Surakarta dengan Intercultural Youth Institute (IYI) PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Tuesday, 24 June 2014 03:48

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta telah menjalin kerjasama (MoU) dengan Intercultural Youth Institute (IYI) Jakarta. Penandatangan MoU dilaksanakan pada hari Senin, 24 Juni 2014 di Teater Besar ISI Surakarta pukul 08.00 wib. Dihadiri oleh Rektor ISI Surakarta beserta jajarannya, Direktur Intercultural Youth Institute (IYI) dan Tamu Undangan.

Kegiatan ini tidak hanya menjalin kerjasama saja antara kedua belah pihak, melainkan juga mengadakan Workshop Prodi Karawitan, Prodi Seni Tari dan Prodi Fotografi. Tujuan kegiatan dilaksanakan untuk menumbuhkan minat dan kepercayaan siswa sejak dini terhadap budaya dan seni serta pilihan bidang karier. Peserta yang mengikuti sebanyak 90 siswa terdiri dari 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tergabung Intercultural Youth Institute didalam forum belajar antar budaya yang bertempatkan di ISI Surakarta.

Prof.Dr.Sri Rochana W., S.Kar., M.Hum selaku Rektor ISI Surakarta mengatakan, “kami berharap setelah adanya kerjasama (MoU) bisa terjalin lebih akrab, harmonis dan lebih dekat. Satu hal lagi yang memang harus kita lakukan supaya mengajak lebih banyak anak muda mengenal budaya seni nusantara .” (news by Anggun 24/6/14)

Tarian penyambutan “Tari Gambyong” oleh Mahasiswa Pasca Sarjana. (Foto: Esha)

Penandatanganan MoU di Teater Besar ISI Surakarta. (Foto: Esha)


Foto bersama di Teater Besar ISI Surakarta. (Foto: Esha)

 

Last Updated on Tuesday, 24 June 2014 04:08
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 3 of 39